Awalnya liat story mba Aji Nur Afifah yang membahas tentang penyakit hati. Hah Mba Aji ini dari Mba Nurul temennya, panjang yaa asal mulanya. Ini hanya spekulasi seseorang dan boleh setuju atau tidak.

Yang membuat jiwa kita jadi gak sehat itu namanya penyakit jiwa yang terdiri dari 9 bagian:

  1. Riya’ (agak agak narsistik)
  2. Al Ghadab (marah/anger)
  3. Lalai dan Lupa
  4. Waswas (/anxiety/kecemasan)
  5. Ak ya’s (Frustasi)
  6. Tama’ (tamak/rakus)
  7. Al Ghurur (Terpedaya/delusi) kasus yan kekinian : bisa juga merasa sudah sholeh
  8. Al’ujub (sombong/bangga diri)
  9. Al hasad wal hiqd (dengki dan Iri)

Apa itu jadi akhlak kita? Semoga cuma jadi kekhilafan. Yang lebih ngeri lagi, tahapan sakit jiwa bisa berakhir denan bunuh diri.

sad ⇒ lonely ⇒ merana/miserabl ⇒ hopeless ⇒ depressed (nggak bisa ngontrol emosi) ⇒ suicial ⇒ death

Udah sampai tahap mana kekhilafan kita? Maka sebisa mungkin kita bisa menjaga dan mengontrol hati ini sambil berdoa semoga sedibolak-baliknya hati kita selalu dalam keimanan. Kalo lagi sedih jangan berlarut, banyak bersyukur, khusnudzon sama Allah. Jangan di dramatisir, biar gak lanjut ke tahap selanjutnya. Banyakin istighfar, selalu inget sama Allah, insya Allah kita bakal kehindar dari hal-hal begitu. Kalo ada temen yang potensi suicidal jangan sangsi untuk menolong, jangan tambah di bully agar kembali recovery dan nggak ngakhiri hidupnya. mereka membutuhkan kita.

Ada juga nih rahasia sehat jiwa dalam Islam

  1. jiwa yang kuat: gak penting seberapa besar stressor kita, yang penting coping kita bagus (memupuk syukur, positive thinking, khusnudzon sama Allah)
  2. Pola asuh yang baik: hubungan keluarga yang positif membuat jiwa kita sehat

Ternyata keluarga ingkungan yang sangat berpengaruh dari awal kita lahir. Ciptakan emosi positif dalam keluarga untuk membentuk jiwa yang sehat. Bisa dimulai dari kita, lalu berkolaborasi dengan anggota keluarga lainnya.

Ekspresi emosi positif dalam keluarga:

  1. hangat : bercanda, humor, musyawarah, saling memberi maaf
  2. memberi dukungan
  3. saling memberi komentra positif
  4. saling percaya

Ekspresi emosi negatif:

  1. minim apresiasi
  2. komentar negatif
  3. saling bermusuhan
  4. suasana emosi dingin (sibuk sendiri)
  5. intrusif: pengen tau secara detail
Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top