Berbagai macam mahasiwa memiliki karakter masing-masing. Tidak afdol jika mahasiswa hanya menghabiskan waktunya hanya untuk akademik. Untuk menambah pengalaman, mengisi waktu, menambah soft skill tidak sedikit mahasiwa mengikuti organisasi. Banyak macam organisasi yang ditujukan untuk mahasiswa. Dengan berbagai macam visi dan misi setiap organisasi, ini wadah yang sangat diperlukan untuk mahasiswa memiliki bekal ketika sudah lulus. Organisasi kampus ada yang internal dan eksternal. Perbedaan organisasi internal kampus dan eksternal kampus adalah pada hubungan resmi birokrasi kampus dan visi misi yang berbeda juga.

Organisasi internal kampus terdiri dari Organisasi Mahasiwa dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Organisasi Mahasiswa terdapat di tingkatan pada universitas, seperti Badan Eksekutif Mahasiswa, Dewan Legislatif Mahasiswa, dan Himpunan Mahasiswa. Organisasi Mahasiswa sangat berhubungan erat dengan birokrasi kampus dan mahasiswa. UKM terdiri dari berbagai macam organisasi untuk mewadahi minat, bakat, dan pembinaan prestasi. UKM itu sendiri sangan beragam. Organisasi internal kampus juga memiliki tingkatan pada universitas, dari yang tertinggi tingkat universitas, tingkat fakultas, tingkat jurusan, hingga tingkat program studi. Perbedaan tingkatan ini memiliki cakupan yang berbeda, maka dari itu untuk mempermudah dibuat tingkatan.

Organisai eksternal kampus terdiri dari berbagai macam organisasi atau perkumpulan mahasiswa yang memiliki tujuan tertentu. Berbeda dengan organisasi internal kampus yang kaitannya masih sangat erat dengan birokrasi kampus, sedangkan organisasi eksternal kampus diluar itu atau hanya berkaitan dengan mahasiswa itu sendiri. Cakupan organisasi ini pun lebih luas karena mahasiswa-mahasiswa dari berbagai universitas bisa bergabung.

Setiap Organisasi pasti memiliki visi dan misi, oleh karena itu untuk mencapai visi dan misi tersebut dibuatlah berbagai macam program kerja. Program kerja adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk anggota dan di organisir oleh pengurus organisasi. Program kerja bisa kegiatan secara umum dan dirasakan langsung oleh semua elemen organisasi, bisa juga kegiatan yang tak terlihat dan tidak langsung dirasakan oleh semua elemen organisasi. Dalam menjalankan program kerja inilah skill setiap mahasiswa akan berkembang. Dimana akan menemukan permasalahan-permasalahan yang harus diselesaikan bersama. Dalam organisasi kampus subjek dan objek utamanya adalah mahasiswa itu sendiri.

Jika anda sebagi mahasiswa baru, pandai-pandailah dalam mengikuti organisasi atau kegiatan. Kembali lagi hal apa yang ingin didapat dan tujuan apa yang ingin dicapai, maka kegiatan yang menunjang dan mendukunglah yang dikikuti. Akan tetapi jangan menjadi mahasiswa yang terlalu tertutup oleh hal yang kontra dengan diri sendiri. Terkadang semua hal penting untunk dimengerti, agar dapat menjadi mahasiswa yang cerdas dalam menentukan arah untuk diri sendiri dan lebih baik lagi untuk orang lain.

Share this :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top