Susu kemasan merupakan minuman yang cukup digemari banyak kalangan dari segala usia, dan aku tentunya. Susu kemasan yang banyak dijual terdapat beberapa jenis. Beberapa jenis susu kemasan ini mau aku jelasin secara sederhana agar mudah dipahami. Dari beberapa sumber yang aku cari menjadi rangkuman dibawah. Mohon maaf jika ada kesalahan, mohon koreksinya kalau ada pembaca dari bidang ahli.

Dari kemasan susu yang sering jadi highligth di depan kemasan dibedakan berdasarkan kadar lemak. Dibagi menjadi empat kelompok kadar lemak yaitu:

  1. Full Cream : mengandung kadar lemak ±3%
  2. Reduce-Fat milk : mengandung kadar lemak ±2%
  3. Low-Fat milk : mengandung kadar lemak ±1%
  4. Skimmed milk : mengandung kadar lemak ±0.1%
Pengelompokan selanjutnya berdasarkan proses produksi Raw milk atau susu segar mentah. Dimana raw milk  memiliki bakteri patogen yang tidak baik untuk tubuh, proses produksi guna membunuh bakteri patogen tersebut. Susu Pasteurisasi dengan melewati proses dipanaskan 72°C selama 15 detik. Susu UHT dengan melewati proses dipanaskan 135°C selama 3 detik. Setelah proses dipanaskan, ada fortifikasi dan standarisasi nutrisi karena ketika dipanaskan akan terjadi adanya nutrisi-nutrisi yang hilang. Disaat itu kadar lemak diatur, lemak yang terpisah saat proses pemanasan akan dihomogenisasi. Proses yang dipanaskan dengan suhu tinggi ada beberapa struktur protein yang berubah atau disebut denaturasi, protein itu ada casein dan whey. Perbedaan lain antara susu pasteurisasi dan susu UHT adalah masa berlaku saat aman dikonsumsi, Susu Pasteurisasi bertahan selama 2-4 minggu disimpan di Lemari Es 4°C dan Susu UHT bertahan selama 6-12 bulan di suhu ruangan. Secara kandungan susu pasteurisasi dan susu UHT tidak jauh beda, hanya susu pasteurisasi lebih segar dibandingan dengan susu UHT.
Kemudian ada susu dengan kandungan kadar air yang sedikit yaitu Susu evaporasi, susu kental manis, dan susu bubuk. Susu Evaporasi dibuat dengan melawati proses dipanaskan 115-118°C selama 15 menit, sehingga 60% kadar air hilang. Kemudian Susu kental manis proses produksi sama dengan susu evaporasi hanya saja ditambahkan gula dengan perbandingan Gula:Susu yaitu 9:11. Maka dari itu saat ini BPOM RI menarik kata “susu” pada label kemasan karena kandungan gula yang tinggi dan juga pada produksi ditambahkan lemak nabati jadi kandungan susu menjadi sangat kecil. Yang terakhir Susu Bubuk dibuat dari susu segar yang dipanaskan dengan suhu 58°C sampai kadar air berkurang 50%, kemudian di-spray ke ruang panas 200°C yang menyebabkan menjadikannya bubuk. Jenis susu kemasan dengan rendah kadar air, biasanya memilik masa kadaluarsa yang lebih lama. Dan dikonsumsi dengan menambahkan air agar menjadi seperti susu segar kembali. Penambahan air ini jelas akan tetap berbeda dengan susu pasteurisasi dan susu UHT dengan kandungan air alami susu. Akan tetapi semua jenis susu kemasan pasti melewati standarisasi nutrisi sesuai dengan kandungan baik yang ada pada susu dan dapat dilihat pada deskripsi kemasan masing-masing susu.
Share this :

3 thoughts on “Bicara Susu Kemasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top